5 Teknik Dasar Bola Basket dan Penjelasannya Lengkapnya

Di antara berbagai jenis olahraga, basket merupakan olahraga yang paling banyak disukai oleh orang-orang. Permainan ini dimainkan oleh dua tim yang berusaha untuk memperoleh poin terbanyak dengan memasukkan bola basket ke dalam ring. Namun, untuk bisa melakukannya diperlukan teknik dasar bola basket.

Ya, bola basket sama seperti permainan bola lainnya, yaitu membutuhkan pemahaman akan teknik permainan. Dalam permainan bola basket sendiri, ada beberapa teknik yang harus dikuasai oleh pemain basket agar bisa mencetak skor banyak.

Nah, para pebasket pemula juga harus menguasai berbagai teknik dasar tersebut karena itu merupakan hal wajib dalam bermain basket. Jadi, apa saja teknik dasar bola basket tersebut? Artikel ini akan membahasnya tuntas untuk Anda.

Apa Teknik Dasar Bola Basket yang Harus Dikuasai Pebasket Pemula

Apa-Teknik-Dasar-Bola-Basket-yang-Harus-Dikuasai-oleh-Pebasket-Pemula

Dalam bermain basket, beberapa teknik dibutuhkan untuk bisa menguasai permainan dan mengalahkan lawan. Pada umumnya, teknik-teknik dasar dalam bermain basket adalah driblling, footwork, passing, dan shooting. Namun, biasanya para pebasket pemula akan belajar tentang fundamental permainan seperti skill defensif dan ofensif.

Bagaimana cara melakukan semua teknik dasar tersebut? Kami memberikan daftar lengkapnya di sini terkait dengan teknik dasar bola basket dan penjelasannya. Jadi, para pebasket pemula perlu menyimak semua teknik berikut dengan seksama dan mempraktikkannya.

1. Teknik Memegang Bola Basket

Tidak seperti sepak bola yang dimainkan dengan menendang bola ke gawang, basket dilakukan dengan cara memegang bola basket untuk dimasukkan ke ring. Oleh karena itu, teknik dasar yang utama dari basket adalah teknik memegang bola basket.

Teknik memegang bola tersebut menjadi dasar terpenting untuk bisa menguasai berbagai teknik dasar basket lainnya. Jadi, teknik yang satu ini harus benar-benar dikuasai agar bisa menjadi pebasket yang handal.

Dengan menguasai teknik memegang bola basket, Anda akan bisa mengendalikan bola dan tidak mudah terkecoh oleh lawan. Jadi, teknik memegang bola pada basket menjadi hal utama yang mempengaruhi kualitas permainan.

Cara memegang bola basket adalah dengan meletakkan dua telapak tangan di kanan dan kiri bola basket. Pastikan bahwa semua jari diregangkan atau dibuka secara lebar agar bola tidak mudah jatuh atau lepas. Posisi tangan tersebut harus benar agar bisa menerima dan melempar bola dengan bagus.

2. Teknik Dribbling Bola Basket

Teknik selanjutnya adalah melakukan dribbling. Ya, dribbling merupakan suatu hal yang sudah pasti ada dalam permainan basket. Ini juga menjadi salah satu kemampuan penting yang wajib dikuasai oleh pemain basket agar bisa menguasai lapangan dengan baik.

Dribbling merupakan teknik untuk menggiring bola basket dengan menggunakan ujung jari secara cepat atau gesit. Dengan kemampuan dribbling yang bagus, pebasket akan bisa bergerak lincah di lapangan dan mampu mengelabuhi lawan.

Agar bisa menguasai dribbling, maka pemain basket harus bisa melakukan teknik menggiring bola. Beberapa di antaranya adalah teknik utama seperti behind-the-back dribble, crossover, dan low-dribble. Dengan semua teknik tersebut, pemain akan bisa menciptakan peluang untuk timnya agar bisa mencetak banyak poin.

Selain itu, Anda harus melakukan latihan dribbling secara rutin setiap harinya agar bisa menguasai teknik menggiring bola basket tersebut. Penguasaan dribbling yang bagus akan berguna untuk bisa memecah pertahanan lawan sehingga kesempatan untuk menang juga akan lebih besar.

Namun, perlu diketahui bahwa dribbling tidak hanya bisa dilakukan oleh satu pemain saja melainkan oleh semua anggota tim. Pasalnya, dribbling bisa menjadikan Anda dan tim memperoleh kemenangan jika dilakukan dengan koordinasi yang bagus antar semua anggota tim. Secara umum, ada dua jenis dribbling.

  • Dribbling tinggi : Teknik dribbling ini dilakukan ketika pemain basket sedang berada dalam posisi aman dan bebas.
  • Dribbling rendah  : Nah, dribbling yang satu ini harus dilakukan saat Anda sedang dikepung oleh lawan atau dalam pressure tim lawan. Dengan dribbling rendah, Anda tidak akan mudah dikecoh dan lebih cepat untuk mengoper bola ke rekan satu tim.

Jenis Dribbling Lainnya

Sementara itu, teknik-teknik dribbling lainnya yang sering dilakukan dalam permainan basket adalah sebagai berikut.

  • Crossover move : Teknik ini dilakukan dengan men-dribble bola dengan arah menyilang. Jadi, bola di tangan kanan dipantulkan ke tangan kiri atau sebaliknya. Lakukan teknik ini di depan lawan agar mereka mendapatkan ankle break atau tipuan arah bola.
  • Behind the back : Ini adalah teknik dribbling yang caranya sama dengan crossover move, tetapi dilakukan di belakang punggung.
  • Between the legs : Teknik selanjutnya adalah between the legs yang dilakukan seperti crossover move tetapi bola dilemparkan di sela-sela kaki.
  • High or speed : Jika ingin menggunakan fast break atau serangan balik yang cepat, maka gunakan saja teknik dribble yang satu ini. Ini dilakukan dengan berlari cepat tanpa melepaskan bola.
  • Reserve : Teknik dribble lainnya adalah reserve dribble yang dilakukan dengan men-dribble bola memutari tubuh secara horizontal. Teknik ini sangat membutuhkan skill dan fokus yang tinggi.

Sebagai tambahan informasi, pemain yang biasanya mempunyai kemampuan dribble yang bagus adalah point guard. Mereka adalah playmaker dalam tim basket. Jadi, jika Anda ingin menjadi point guard, pastikan benar-benar menguasai berbagai teknik dribbling.

3. Teknik Passing Bola Basket

Teknik lainnya adalah melakukan passing. Ini sangat berkaitan dengan kerja sama tim karena passing merupakan teknik mengoper bola basket kepada rekan satu tim. Sama seperti dua teknik di atas, passing juga menjadi teknik terpenting yang wajib dikuasai oleh semua pebasket.

Ada beberapa jenis teknik passing utama yang harus dikuasai oleh para pemain basket seperti overhead pass, bounce pass, dan chest pass yang paling umum digunakan. Namun, tentu saja ada beberapa jenis teknik passing lainnya.

  • Overhead pass : Passing ini dilakukan dengan mengangkat bola hingga di atas kepala dan mengoperkan bola tersebut ke rekan tim dalam jarak yang jauh.
  • Bounce pass : Jenis passing ini dilakukan dengan cara memantulkan bola basket ke lapangan sehingga bola tersebut akan langsung terpental ke rekan satu tim.
  • Chest pass : Nah, cara melakukan passing ini adalah dengan melempar bola searah dengan dada ke dada rekan tim. Teknik ini harus dilakukan dengan tepat agar presisi lemparan bola tersebut tinggi sehingga tidak salah arah.
  • Behind the back pass : Ini merupakan operan belakang punggung Berbeda dari tiga jenis teknik passing utama di atas, behind the back pass adalah inovasi dari teknik operan. Ini merupakan teknik operan yang paling mematikan dan sulit untuk ditebak oleh lawan.
  • Baseball pas : Ya, ini merupakan operan baseball. Apa maksudnya? Jadi, operan ini dilakukan hanya dengan satu tangan. Ketika melakukan serangan balik, baseball pass menjadi opsi terbaik. Teknik ini bisa mengelabuhi lawan dan menyerangan pertahanan tim lawan dengan cepat.

Lagi-lagi, lakukanlah latihan rutin untuk bisa menguasai teknik dasar bola basket yang satu ini. Kerja sama tim juga menjadi faktor utama yang bisa memaksimalkan fungsi dari teknik tersebut. Jadi, gunakanlah strategi tim yang tepat agar bisa menentukan mana jenis passing yang akan digunakan.

4. Teknik Shooting Bola Basket

Jika ingin mencetak skor, maka penguasaan teknik shooting atau melempar bola basket ke ring harus benar-benar dikuasai oleh pemain basket. Karena itulah, posisi shooting harus diperhatikan agar bisa melakukan lemparan bola ke ring dengan akurat dan tepat.

Dalam permainan basket, pemain utama yang bertuga memasukkan bola ke ring disebut sebagai shooting guard. Mereka adalah para pemain basket yang mempunyai kemampuan bagus dalam akurasi tembakan ke ring basket.

Teknik shooting tersebut tidak hanya membutuhkan skill saja, tetapi juga insting yang bagus. Pemain basket harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menembak bola ke ring dan memprediksi kondisi di sekitar untuk melakukan tembakan bola tersebut.

Jenis Tekniknya

Jadi, tidak semua kondisi bisa menjadi kesempatan bagus untuk melakukan shooting bola ke ring. Beberapa teknik shooting bola basket yang perlu dikuasai antara lain adalah sebagai berikut.

  • Set shoot : Tembakan bola ke ring ini disebut juga dengan free-throw dan dilakukan saat pemain sedang bebas. Ini bisa dilakukan tanpa harus melakukan lompatan. Namun, teknik ini jarang digunakan.
  • Lay up shoot  : Tembakan basket yang satu ini dilakukan dengan cara melayang. Ini dilakukan di akhir dribble dan dari jarak yang sangat dekat dengan ring. Jadi, pemain harus melompat tinggi (seperti melayang) untuk bisa memasukkan bola ke ring.
  • Jump shoot : Teknik tembakan ini tidak dilakukan dengan maju atau mundur, melainkan dengan melompat di satu titik tertinggi agar bisa melempar bola basket ke ring. Prinsip utama dari teknik shooting ini adalah follow through, eye, bow, dan elbow.
  • Slam dunk : Ini adalah shooting yang paling disukai oleh penonton basket. Ini adalah teknik tembakan yang dilakukan dengan melayang dan melompat ke udara. Bahkan, tangan pemain bisa menyentuh ring basket sehingga slam dunk terlihat sangat keren.

Di antara berbagai jenis teknik shooting basket di atas, free-thow atau set shoot, jump shoot, dan lay up menjadi teknik shooting yang sering dilakukan dalam permainan basket. Jadi, Anda sebaiknya mempelajari tiga jenis teknik shooting itu terlebih dahulu sebelum beralih ke teknik tembakan lainnya.

5. Teknik Pivot

Teknik-Pivot

Ini bukanlah teknik mengendalikan bola basket, tetapi teknik pengendalian tubuh. Jika Anda adalah pecinta basket, tentu sudah tidak asing lagi dengan teknik pivot tersebut. Teknik itu dilakukan dengan memutar tubuh dengan satu kaki saja sebagai poros dan tumpuan tubuh.

Tak hanya memutar tubuh menggunakan satu kaki, pivot dilakukan dengan kedua tangan memegang bola basket. Hal itu dilakukan untuk menghalangi serangan atau perebutan bola dari tim lawan.

Sebenarnya, pivot menjadi teknik inovasi dari permainan basket. Namun, pivot harus tetap dilakukan dengan aturan dasar bola basket yaitu dribble. Jadi, lakukan dribble dan diikuti dengan pivot dalam beberapa detik. Jika tidak, maka itu akan dihitung sebagai pelanggaran.

Gunakanlah pivot tersebut untuk berbagai situasi yang ofensif seperti ketika menerima dribbling atau passing dari teman satu tim Anda.

Lima teknik dasar bola basket di atas menjadi teknik-teknik yang wajib dikuasai dalam bermain basket. Tentu saja ada berbagai teknik lainnya, tetapi pemula perlu menguasai lima teknik itu terlebih dulu sebelum mempelajari teknik basket lainnya.

Baca Juga:

Leave a Comment